Home > Uncategorized > Penalaran Deduktif dan Silogisme

Penalaran Deduktif dan Silogisme

Penalaran Deduktif merupakan suatu proses logis dari pengembangan pengetahuan yang bersifat khusus (hipotesis) dari pengetahuan yang bersifat umum. Penalaran Deduktif  digunakan untuk mengambil simpulan yang benar atau dianggap benar dari pernyataan yang benar atau dianggap benar. Penalaran Deduktif terdiri dari tiga langkah berikut :

  1. Membuat pernyataan umum yang mengacu pada keseluruhan himpunan atau kelas benda, misalnya kelas anjing : Semua anjing adalah hewan berkaki empat.
  2. Membuat pernyataan khusus tentang satu atau beberapa anggota himpunan atau kelas yang mengacu pada pernyataan umum : Semua bulldog adalah anjing.
  3. Membuat deduksi yang dilakukan secara logis ketika pernyataan umum diterapkan pada pernyataan khusus: Semua bulldog adalah hewan berkaki empat.

Pengambilan kesimpulan deduktif disebut penalaran silogistik karena ketiga pernyataan tersebut bersama-sama membentuk suatu silogisme. Pada silogisme, pernyataan umum disebut premis mayor, pernyataan khusus disebut premis minor, dan deduksi disebut kesimpulan. Jadi, jika yang diatas dibuat dalam bentuk silogisme :

  1. Premis mayor : Semua anjing adalah hewan berkaki empat
  2. Premis minor : Semua bulldog adalah anjing

Kesimpulan : Semua bulldog adalah hewan berkaki empat.

sumber :

1. Schaum’s: Geometri – Barnett Rich (Schaum’s Easy Outlines)

2. Wikipedia

3. Google

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: