Home > Economics > [Identifikasi] Pemahaman Perilaku Konsumen Sebagai Dasar Pengembangan Strategi

[Identifikasi] Pemahaman Perilaku Konsumen Sebagai Dasar Pengembangan Strategi

Mempelajari perilaku konsumen sangat membantu sebuah perusahaan maupun organisasi dalam meningkatkan strategi pemasaran dan memahami persoalan-persoalan sebagai berikut :

  • Bagaimana para konsumen berfikir, merasakan, mempertimbangkan dan memilih dari beberapa alternatif yang berbeda (seperti merek atau produk).
  • Bagaimana konsumen dapat terpengaruh oleh lingkungannya (budaya, keluarga, iklan, dan media).
  • TIngkah laku konsumen ketika berbelanja atau membuat keputusan belanja lainnya.
  • Terbatasnya pengetahuan konsumen
  • Bagaiman para pemasar dapat mengadaptasi dan meningkatkan kampanye pemasaran mereka melalui strategi pemasaran yang lebih efektif untuk mencapai konsumen yang diinginkan.

Salah satu definisi dari perilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku konsumen (individu, kelompok maupun organisasi) dalam cara mereka memilih, memperoleh, menggunakan dan menentukan suatu produk dan jasa dalam memuaskan kebutuhan konsumen.

Poin-poin yang didapat dari definisi diatas antara lain :

  • Perilaku konsumen tersebut terjadi baik bagi individu maupun dalam konteks kelompok, (contoh : seorang teman yang terpengaruh oleh pakaian yang dipakai oleh temannya atau orang lain) atau sebuah organisasi (seorang pegawai yang memilih produk yang biasa digunakan oleh perusahaan tempatnya bekerja).
  • Perilaku konsumen melibatkan cara penggunaan dan penentuan suatu produk dan jasa.
  • Dampak dari perilaku konsumen dalam masyarakat juga saling berhubungan. Contohnya, pemasaran agresif dari makanan yang berlemak yang bertolak belakang dengan kesehatan nasional.

Empat macam penerapan utama pada perilaku konsumen :

  1. Membuat kampanye pemasaran yang lebih baik, misalnya menyesuaikan dengan isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat.
  2. Penerapan yang kedua adalah mengenai kebijakan publik yang dilakukan pemerintah seiring berkembangnya produk yang menyebar di masyarakat. Misalnya dengan membuat tanda peringatan pada setiap produk yang berbahaya bagi konsumen.
  3. Pemasaran pada masyarakat, dengan langsung memberikan penjelasan kepada konsumen yang merupakan hal yang lebih baik dibandingkan dengan langsung menjual suatu produk ke konsumen.
  4. Dengan mempelajari perilaku konsumen akan membuat seseorang menjadi konsumen yang lebih baik dan bijaksana dalam menentukan/memilih produk.

Sasaran utama dari perilaku konsumen adalah konsumen. Bagaimanapun kita perlu menganalisa kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) perusahaan dan perusahaan pesaing. Sebagai contoh, bila sebuah perusahaan membuat produk yang ditujukan untuk konsumen yang sudah lanjut usia dan berkembang. Sedangkan perusahaan pesaing membuat produk yang ditujukan kepada bayi dan hanya memberikan sedikit kontribusi pasar, maka pesaing akan mulai mempertimbangkan untuk mengubah arah pada target pasar yang sama. Untuk menilai sebuah kemungkinan ancaman dari perusahaan pesaing, kita perlu untuk memeriksa aset (teknologi, hak cipta, pengetahuan pasar, brand awareness) dari perusahaan tersebut untuk melawan tekanan pasar dan perlu untuk menilai kondisi (lingkungan pemasaran), misalnya terjadi resesi ekonomi yang membuat permintaan pasar akan produk menurun secara perlahan.

Categories: Economics Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: